Karangharjo, 2026 – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, Yayasan Pondok Pesantren Al-Falah menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi literasi klasik Islam. Seluruh satuan pendidikan di bawah naungan yayasan dipastikan akan tetap melangsungkan kegiatan belajar mengajar yang difokuskan pada Pengajian Kitab Kuning di masing-masing pesantren daerah.
Kebijakan ini mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari:
Madrasah Diniyah (Ula dan Wustha)
SMP AL-FALAH
SMAS AL-FALAH
Memperdalam Khazanah Klasik
Berbeda dengan hari efektif sekolah biasanya, kurikulum selama bulan Ramadhan akan bertransformasi menjadi kegiatan intensif talaqqi atau pengajian kitab. Para santri dan siswa akan diajak menyelami berbagai disiplin ilmu, mulai dari fiqih, akhlak, hingga tasawuf, langsung dari kitab-kitab muktabar (standar) yang menjadi ciri khas pesantren.
"Kegiatan ini bertujuan agar para siswa tidak hanya mengejar aspek akademis formal, tetapi juga memperkuat akar spiritual dan sanad keilmuan melalui pengajian kitab kuning selama bulan penuh berkah ini," ujar perwakilan pengurus Yayasan Pondok Pesantren Al-Falah.
Pelaksanaan di Pesantren Daerah
Untuk menjaga efektivitas dan kekhusyukan, pengajian akan dilaksanakan secara tersebar di masing-masing pesantren daerah. Hal ini dilakukan agar: santri tetap berada di lingkungan asrama yang kondusif untuk ibadah, memupuk kemandirian santri dalam mengatur waktu antara jadwal pengajian, tadarus, dan istirahat, serta mempererat hubungan emosional dan spiritual antara ustadz/guru dengan para santri.
Pihak yayasan berharap, melalui kegiatan Ramadhan 1447 H ini, lulusan SMP dan SMAS Al-Falah tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan umum, tetapi juga memiliki kedalaman pemahaman agama yang moderat dan berintegritas.